Senin, 25 September 2017

KONGRES APIC KE-1 (Sebuah Catatan Kecil)

Print Friendly and PDF

Cita-cita mulia para pendiri Bangsa (founding fathers) Indonesia yang telah didokumentasikan dalam pembukaan UUD 1945, yakni ingin mencerdaskan kehidupan bangsa, kini telah digaungkan kembali oleh komunitas expert yang tergabung dalam Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas (APIC) dalam kongresnya yang pertama kali diselenggarakan bertempat di Indonesia Convention Exhibition Bumi Serpong Damai (ICE BSD) Tangerang Banten pada tanggal 22 September 2017.

Bedanya, dalam mewujudkan Bangsa Indonesia yang cerdas, para founding fathers memperjuangkannya melalui jalur pendidikan baik bersifat formal maupun non formal.  Sedangkan komunitas APIC ingin merealisasikannya lewat konsep Smart City (Kota Cerdas).

Rumusan hasil kongres APIC ke-1 yang dirangkum dari hasil diskusi panel dan paparan kompartemen Smart Citizen, Smart Healthcare, Smart Safety Security and Disaster Management, Smart Economy, Smart Tourism and Culture dan Smart Energy and Evironment.  Dituangkan dalam bentuk Resume Kongres APIC.

Resume dari kompartemen Smart Citizen and Community menghasilkan tiga rekomendasi yaitu 1) Peran manusia dalam smart city dapat sebagai resource, enabler, maupun user. 2) Inklusivitas diberbagai sektor perlu dibangun untuk menghilangkan sekat sosial di masyarakat. Dan 3) Komunitas akan menjadi motor penggerak utama dalam smart city.

Kompartemen Smart Helthcare menghasilkan rekomendasi: 1) Membangun masyarakat yang dapat mengelola kesehatan pribadi secara mandiri. 2) Germas dan Prokesga merupakan program nasional di bidang kesehatan yang perlu dijadikan fokus utama dalam membangun integrasi Smart-X lintas sektoral.  Dan 2) Program bottom up seperti Personal Health Record dapat menjadi salah satu kunci dalam implementasi Smart Healthcare.

Kompartemen Smart Safety, Security and Disaster Management merekomendasikan : 1) Ancaman terbesar di masa depan pada sektor keamanan antara lain : ancaman ke Critical Infrastructure, Cyber Attack to Indusrial Sector dan Bio-Chemical Attacks. Dan 2) Untuk mengatasi ancaman tersebut dapat diwujudkan dengan langkah-langkah: mengumpulkan data dari berbagai sensor (sensor drone, water solution sensor, laporan masyarakat melalui smart phone, dll).  Data yang terkumpul akan masuk dan diolah menggunakan DSS (Decission Support System) dan dianalisa. Selanjutnya sebagai bahan  bagi penanggungjawab melakukan keputusan untuk menangani ancaman yang ada.

Kompartemen Smart Economy menghasilkan rekomendasi : 1) Tantangan utama dalam Smart Economy yakni daya beli, pola penganggaran, serta regulasi dan kebijakan. 2) Ancamannya berupa distruptive economy (e-commerce dari luar yang bisa menghancurkan UKM lokal). Dan 3) Untuk mengatasinya diperlukan kepedulian Pemerintah Daerah, Sharing infrastructure, standard platform,dan kolaborasi talenta lokal.

Kompartemen Smart Energy and Environment merekomendasikan : 1) Fokus penerapan teknologi organik dan anorganik untuk solusi perkotaan. 2) Memastikan tercukupinya kebutuhan energy minimal perkotaan. Dan 3) Salah satu potensi solusi yaitu dengan memanfaatkan sampah yang dihasilkan masyarakat.

Kompartemen Tourism and Culture merekomendasikan : 1) Pariwisata telah menghasilkan ekspansi dan diversifikasi berkelanjutan dan menjadi salah satu sektor ekonomi yang terbesar dan tercepat pertumbuhannya di dunia. Dan 2) Potensi pariwisata yang ada di Indonesia sangat beragam dan masih banyak solusi cerdas yang dapat diimplementasikan untuk  pengelolaan maupun meningkatkan utilisasi potensi tersebut.

Sedangkan dalam diskusi  panel direkomendasikan hal-hal sebagai  berikut: 1) Untuk mewujudkan Smart City, proses bisnis yang berjalan  harus mengalami perubahan, tidak bisa hanya mengandalkan proses yang berjalan saat ini. 2) Untuk mendukungnya diperlukan adanya leadership dan pembagian peran anatar stakeholders, pemanfaatan teknologi untuk membantu dalam pengumpulan data dan dapat digunakan untuk proses analisis dan perencanaan, serta integrasi antar berbagai bidang/sektor.  Dan 3) Tanpa adanya perubahan perilaku manusia dalam implementasi Smart City, maka benefit yang diharapkan dapat tidak terwujud.  Perubahan perilaku tersebut memerlukan adanya kesepakatan dan norma baru yang akan dijalankan.

CARDIMAN
Anggota APIC
Print Friendly and PDF
KONGRES APIC KE-1
(Sebuah Catatan Kecil)

Cita-cita mulia para pendiri Bangsa (founding fathers) Indonesia yang telah didokumentasikan dalam pembukaan UUD 1945, yakni ingin mencerdaskan kehidupan bangsa, kini telah digaungkan kembali oleh komunitas expert yang tergabung dalam Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas (APIC) dalam kongresnya yang pertama kali diselenggarakan bertempat di Indonesia Convention Exhibition Bumi Serpong Damai (ICE BSD) Tangerang Banten pada tanggal 22 September 2017.

Bedanya, dalam mewujudkan Bangsa Indonesia yang cerdas, para founding fathers memperjuangkannya melalui jalur pendidikan baik bersifat formal maupun non formal.  Sedangkan komunitas APIC ingin merealisasikannya lewat konsep Smart City (Kota Cerdas).
Rumusan hasil kongres APIC ke-1 yang dirangkum dari hasil diskusi panel dan paparan kompartemen Smart Citizen, Smart Healthcare, Smart Safety Security and Disaster Management, Smart Economy, Smart Tourism and Culture dan Smart Energy and Evironment.  Dituangkan dalam bentuk Resume Kongres APIC.

Resume dari kompartemen Smart Citizen and Community menghasilkan tiga rekomendasi yaitu 1) Peran manusia dalam smart city dapat sebagai resource, enabler, maupun user. 2) Inklusivitas diberbagai sektor perlu dibangun untuk menghilangkan sekat sosial di masyarakat. Dan 3) Komunitas akan menjadi motor penggerak utama dalam smart city.

Kompartemen Smart Helthcare menghasilkan rekomendasi: 1) Membangun masyarakat yang dapat mengelola kesehatan pribadi secara mandiri. 2) Germas dan Prokesga merupakan program nasional di bidang kesehatan yang perlu dijadikan fokus utama dalam membangun integrasi Smart-X lintas sektoral.  Dan 2) Program bottom up seperti Personal Health Record dapat menjadi salah satu kunci dalam implementasi Smart Healthcare.

Kompartemen Smart Safety, Security and Disaster Management merekomendasikan : 1) Ancaman terbesar di masa depan pada sektor keamanan antara lain : ancaman ke Critical Infrastructure, Cyber Attack to Indusrial Sector dan Bio-Chemical Attacks. Dan 2) Untuk mengatasi ancaman tersebut dapat diwujudkan dengan langkah-langkah: mengumpulkan data dari berbagai sensor (sensor drone, water solution sensor, laporan masyarakat melalui smart phone, dll).  Data yang terkumpul akan masuk dan diolah menggunakan DSS (Decission Support System) dan dianalisa. Selanjutnya sebagai bahan  bagi penanggungjawab melakukan keputusan untuk menangani ancaman yang ada.

Kompartemen Smart Economy menghasilkan rekomendasi : 1) Tantangan utama dalam Smart Economy yakni daya beli, pola penganggaran, serta regulasi dan kebijakan. 2) Ancamannya berupa distruptive economy (e-commerce dari luar yang bisa menghancurkan UKM lokal). Dan 3) Untuk mengatasinya diperlukan kepedulian Pemerintah Daerah, Sharing infrastructure, standard platform,dan kolaborasi talenta lokal.

Kompartemen Smart Energy and Environment merekomendasikan : 1) Fokus penerapan teknologi organik dan anorganik untuk solusi perkotaan. 2) Memastikan tercukupinya kebutuhan energy minimal perkotaan. Dan 3) Salah satu potensi solusi yaitu dengan memanfaatkan sampah yang dihasilkan masyarakat.

Kompartemen Tourism and Culture merekomendasikan : 1) Pariwisata telah menghasilkan ekspansi dan diversifikasi berkelanjutan dan menjadi salah satu sektor ekonomi yang terbesar dan tercepat pertumbuhannya di dunia. Dan 2) Potensi pariwisata yang ada di Indonesia sangat beragam dan masih banyak solusi cerdas yang dapat diimplementasikan untuk  pengelolaan maupun meningkatkan utilisasi potensi tersebut.

Sedangkan dalam diskusi  panel direkomendasikan hal-hal sebagai  berikut: 1) Untuk mewujudkan Smart City, proses bisnis yang berjalan  harus mengalami perubahan, tidak bisa hanya mengandalkan proses yang berjalan saat ini. 2) Untuk mendukungnya diperlukan adanya leadership dan pembagian peran anatar stakeholders, pemanfaatan teknologi untuk membantu dalam pengumpulan data dan dapat digunakan untuk proses analisis dan perencanaan, serta integrasi antar berbagai bidang/sektor.  Dan 3) Tanpa adanya perubahan perilaku manusia dalam implementasi Smart City, maka benefit yang diharapkan dapat tidak terwujud.  Perubahan perilaku tersebut memerlukan adanya kesepakatan dan norma baru yang akan dijalankan.

CARDIMAN

Anggota APIC

Jumat, 01 Juli 2016

RAMADHAN BULAN BONUS

Print Friendly and PDF


RAMADHAN BULAN BONUS
Oleh : H. CARDIMAN, SP., MP.

Mendengar kata bonus, hadiah, insentif, rabat, persen, komisi atau kata-kata sejenisnya membuat imajinasi sebagian besar orang seketika menjadi berbunga-bunga dan bersuka-cita.  Betapa tidak, karena ia akan mendapatkan tambahan gaji,  tambahan penghasilan atau potongan harga khusus.  Bagimana kalau bonusnya berupa tambahan pahala dan hanya berlaku satu bulan,yaitu bulan ramadhan.  Tentunya semua orang akan segera datang  berbondong-bondong untuk berusaha agar bisa mendapatkannya.

Bagi seorang muslim, bonus pahala yang disediakan oleh Allah SWT pada bulan ramadhan sangat-sangat berlimpah.  Mulai dari peningkatan ganjaran pahala bagi amalan sunah menjadi sama dengan pahala amalan wajib, hingga peningkatan kelipatan ganjaraan pahala dari 10 menjadi 70 kali lipat bahkan sampai 30.000 kali lipat untuk setiap amalan kebajikan yang dikerjakan di bulan ramadhan.

Sebagaimana hadits Rasulullah SAW yang disampaikan pada khutbah pada akhir bulan Sa'ban sebagai berikut : "Hai manusia, bulan yang agung, bulan yang penuh berkah telah bernaung.  Bulan yang didalamnya ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan.  Bulan yang padanya Allah mewajibkan berpuasa.  Qiyamullail disunnahkan.  Barang siapa pada bulan itu mendekatkan diri pada Allah dengan suatu kebaikan, nilainya seperti orang yang melakukan perbuatan yang diwajibkan pada bulan lainnya. Dan barang siapa yang melakukan suatu kewajiban pada bulan itu, nilainya sama dengan tujuh puluh kali lipat dari kewajiban yang dilakukannya pada bulan lainnya. Keutamaan sedekah adalah sedekah pada bulan Ramadhan (HR. Bukhori dan Muslim).

Artinya, apabila pada bulan selain ramadhan kita bersedekah Rp. 100.000 maka ganjaran pahala yang kita peroleh 10 kali lipat yaitu 1.000.000.  Tetapi bila kita bersedekahnya di bulan ramadhan maka ganjaran pahalanya menjadi 7.000.000.  Belum lagi kalau kita bisa mendapatkan super bonus 1.000 bulan, berarti ganjaran pahala kita akan menjadi 30.000 pahala (1 amalan= 1 kali x 30harix1.000bulan=30.000pahala).  Jadi kalau kita beramal Rp. 100.000, maka akan memperoleh ganjaran pahala 3 milyar.

Coba sekarang kita bayangkan dengan penuh keyakinan dan keimanan.  Jika kita ingin membeli rumah di surga seharga Rp.1 milyar, maka kita cukup bersedekah di bulan ramadhan ini Rp. 33.334 dibulatkan Rp. 35.000.  Berarti kita mendapat diskon sebesar 99,997%. Pengembang properti mana di dunia ini yang sanggup memberikan diskon kepada konsumennya sebesar itu dan konsumennya hanya disuruh membayar 0,003% saja dari harga rumah yang ditawarkan. Tidak akan ada pengembang properti seperti itu! Sedangkan Allah SWT memberikan diskon kepada kita semua sepanjang bulan ramadhan ini.Kita hanya bisa mengucap subhanallah,subhanallah dan subhanallah, Allah Maha Suci, Maha Kayadan Maha Pemurah kepada semua mahluknya.


Untuk itu wahai manusia yang beriman, kaum muslimin dan muslimat, marilah kita isi bulan ramadhan yang penuh berkah, penuh bonus dan super bonus pahala ini dengan ibadah dan amal kebajikan yang terbaik. Agar kita bisa mendapatkan limpahan bonusdan super bonus pahala dari Allah SWTdi sepanjang bulan ramadhan ini dan bonus-bonus pahala lainnya di sepanjang tahun. Amiinn. Wallahu a’lam.

Rabu, 15 April 2015

Quote of the day

Print Friendly and PDF Quote of the day: Jika kita ingin menjadi pemimpin besar, menulislah seperti wartawan dan bicaralah seperti orator (HOS Cokroaminoto)

Subhanallah.....amazing.

Print Friendly and PDF http://m.detik.com/travel/read/2015/04/15/192418/2888593/1382/masjidil-haram--masjid-nabawi-bercahaya-putih-ramai-di-twitter

Kamis, 12 Maret 2015

TUKANG INSINYUR JADI JURU BAYAR PEMERINTAH

Print Friendly and PDF
"Jadi menurut hemat saya,sebenarnya tugas Kabid Perbendaharaan itu tidak hanya sebagai juru bayar saja tetapi juga sekaligus sebagai juru tolak bayar". demikian penggalan kalimat wawancara yang dimuat di Koran Mingguan BK.


TUKANG INSINYUR YANG JADI JURU BAYAR

Bekasi, BK
Alumni Magister Profesional Pembangunan Daerah Institut Pertanian Bogor (IPB) angkatan 2005 danpemilik akun http://www.anebang.blogspot.comyang  bernama lengkap H.Cardiman,SP,MP.  berdasarkan Surat Keputusan Walikota Bekasi Nomor. 820/Kep.24-BKD/II/2015 Tanggal 09 Ferbuari 2015 kini menjabat sebagai Kepala Bidang Perbendaharaan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi.  Jabatan tersebut menjadi penting dan strategis karena berkaitan dengan kewenangannya dalam pengaturan dan pengelolaan ketersediaan dana untuk  pelaksanaan APBD dalam rangka pencapaian visi-misi Kota Bekasi.  Ada hal menarik dari hasil wawancana ini, yakni pernyataannya bahwa sebenarnya tugas Kabid Perbendaharaan itu tidak hanya sebagai juru bayar saja, tetapi juga sekaligus sebagai juru tolak bayar patut kita telaah secara mendalam.  Berikut ini merupakan petikan hasil wawancara Koran BK dengan pria berkacamata berbintang virgo di kantornya, jln. A.Yani no.1 Bekasi beberapa waktu yang lalu.

Bagaimana karir Anda sebelum menjabat sebagai Kepala Bidang Perbendaharaan?
Karir saya biasa-biasa saja dan tidakada yang istimewa,  mengalir saja bagai aliran air.  Masa kerja saya sebagai PNS sudah 23 tahun.   Pertama menjabat eselon IV di Kota Bekasi sebagai kepala seksi di Bidang Agribisnis Dinas Perekonomian Rakyat selama enam tahun, kemudian menjabat Kasubid Perindagpar Bidang Ekonomi Bappeda selama dua tahun.  Selanjutnya mutasi sebagai Kepala Kasubid Pemerintahan Bidang Sosial Budaya Bappeda selama dua tahun dan pada tahun 2011 baru mendapat promosi menjadi Kepala Bidang Akuntansi selama hampir empat tahun, sebelum mutasi menjadi Kepala Bidang Perbendaharaan sekarang ini.


Mengingat latar belakang pendidikan Anda yang sarjana S1 pertanian dan magister S2-nya juga bukan dari rumpun disiplin ilmu ekonomi, apakah Anda tidak terkendala dengan hal tersebut?
Insya Allah tidak akan terkendala, mengingat jabatan saya sebelumnya juga bahkan lebih spesifik kepada ilmu murni ekonomi akuntansi.  Tetapi alhamdulillah, dengan tidak merasa menyombongkan diri, saya berhasil menyelesaikan beban tugas dan tanggungjawab pada setiap level jabatan yang telah saya sebelumnya.  Tentunya hal demikan telah menjadi perhatian dan pertimbangan pimpinan kita.

Menurut rumor, bahwa tugas Kabid Perbendaharaan itu hanya sebatas sebagai juru bayar saja, bagaimana pendapat Anda?
Menurut saya, itu bukan rumor tetapi benar adanya.  Karena berdasarkan UU No. 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara yang dijabarkan melalui PP No.58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Permendagri No.13 tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah dinyatakan bahwa tugas dan kewenangan Kabid Perbendaharaan selaku Kuasa Bendahara Umum Daerah (BUD) seluruhnya ada 12 point.  Salah satunya yakni melakukan pembayaran berdasarkan permintaan Pejabat Pengguna Anggaran (PA) atas beban rekening kas umum daerah, apabila semua dokumen persyaratan pembayarannya telah lengkap dan alokasi ketersediaan anggaran mencukupi.  Maka Kabid Perbendaharaan selaku kuasa BUD wajib membayarkannya dengan cara menerbitkan SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana), tetapi apabila dokumen persyaratan pembayarannya tidak lengkap dan/atau alokasi ketersediaan dananya tidak mencukupi, maka kuasa BUD wajib menolak membayarkannya.  Jadi menurut hemat saya,sebenarnya tugas Kabid Perbendaharaan itu tidak hanya sebagai juru bayar tetapi juga sekaligus sebagai juru tolak bayar.

Bagaimana  rencana kerja Anda ke depan dan adakah prioritas program yang akan Anda lakukan dalam waktu dekat ini?
Langkah pertama yang ingin saya lakukan dalam waktu dekat ini paling tidak ada dua hal, yaitu mengoptimalkan pengelolaan dana idle dan menyusun petunjuk teknis tentang pedoman penerimaan kas dan pengeluaran kas.  Dalam hal pengelolaan dana idle, selama ini suku bunga deposito kita masih di level 6,91%-8,5%.  Padahal berdasarkan peraturan Bank Indonesia No.14/26/PBI/2012 dan ketentuan tentangPenetapan Batas AtasSukuBunga Dana Perbankan  yang telahdirilisoleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahwa tingkat suku bunga deposito kita masih memungkinkan untuk bisa ditingkatkan hingga 9,0%. Dalam waktu dekat saya selaku kuasa BUD akan minta kepada bank persepsi untuk menaikkan suku bunga deposito hingga 9,0% sehingga nantinya kita akan dapat tambahan pendapatan lagi dari jasa deposito sekitar 2,2 milyar lebih.

Berkenaan dengan penyusunan petunjuk teknis tentang pedoman penerimaan kas dan pengeluaran kas, hal ini sangat dibutuhkan untuk lebih terciptanya tertib administrasi penatausahaan pengelolaan keuangan daerah.  Mengingat saat ini telah ada Perda No.4 tahun 2007 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah dan Perwal No.54 tahun 2013 tentang Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah, namun belum ada petunjuk teknisnya.

Langkah selanjutnya yang ingin saya lakukan adalah melakukan konsolidasi dan internalisasi budaya kerja baru untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan SKPD ke seluruh jajaran kasubid dan staf Bidang Perbendaharaan.  Kemudian akan melakukan pendampingan lebih intensif kepada para bendahara pengeluaran dan bendahara penerimaan di SKPD untuk meningkatkan koordinasi pengelolaan pengeluaran dan penerimaan kas.   Disamping itu juga saya akan terus melalukan konsultasi dan koordinasi kepada BPKP, baik dengan BPKP Pusat di Jakarta, BPKP Perwakilan Jawa Barat di Bandung maupun Balai Diklat BPKP di Bogor. (ys).

Kamis, 19 Februari 2015

SUKU BUNGA DEPOSITO

Print Friendly and PDF http://m.beritasatu.com/bank-dan-pembiayaan/214800-ojk-batasi-suku-bunga-deposito-perbankan.html

PEMBAGIAN BANK NASIONAL

Print Friendly and PDF http://www.bi.go.id/id/peraturan/perbankan/Documents/85c9061585ae481fb0a51e4059491449faq_pbi_142612merge1.PDF

BANK BUKU 4

Print Friendly and PDF http://www.infobanknews.com/2014/08/ini-bank-bank-petinggi-di-buku-4/

BANK BUKU 3

Print Friendly and PDF http://www.infobanknews.com/2014/08/10-besar-bank-kategori-buku-3/

Rabu, 05 November 2014

SHODAQOH BUAT KESEHATAN TUBUH

Print Friendly and PDF


Bila tubuh kita ingin sehat, maka perbanyaklah shodaqoh.  Demikian sabda Rosulullah saw dalam satu riwayat hadits yang disampaikan oleh Amirul Mukminin Ali bin Abi Tholib ra. 

Hadits tersebut mengisyaratkan kepada kita bahwa kesehatan tubuh manusia pada hakekatnya ternyata bukan hanya bergantung kepada seberapa banyak asupan makanan dan kualitas gizi yang kita makan dan atau seberapa sering olahraga yang kita lakukan, tetapi terletak pada seberapa banyak shodaqoh yang telah kita lakukan.

Secara sepintas, hadits tersebut sepertinya sangat kontras dengan pandangan umum sebagian besar masyarakat dewasa ini.  Sebagian besar masyarakat sudah terlanjur berpandangan bahwa bila ingin tubuh kita sehat, maka kita harus berolahraga secara teratur dan makan makanan yang banyak mengandung gizi tinggi bahkan bila perlu harus makan suplemen makanan. Cara pandang seperti itu memang maklum adanya, karena selama ini, setiap saat, kita selalu dijejali oleh berbagai informasi beragam produk kesehatan tubuh.  Mulai dari berbagai produk peralatan olahraga yang dipromosikan dapat menyehatkan tubuh, bermacam-macam jenis makanan dan suplemen makanan yang diklaim bisa menyehatkan tubuh, sampai promosi tata cara/metode untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh yang ujung-ujungnya kita harus membeli peralatan olahraga tertentu ataupun makanan/suplemen makanan tertentu.

Sementara itu informasi tentang menjaga/memelihara kesehatan tubuh melalui shodaqoh hampir tidak ada sama sekali yang mempromosikannya.  Padahal ini merupakan substansi yang paling dasar bagi kesehatan tubuh manusia.  Dengan tanpa memerlukan peralatan olah raga yang mahal-mahal dan tanpa harus membeli vitamin-vitamin atau suplemen makanan yang harganya tidak murah, kesehatan tubuh kita akan selalu tetap terjaga dengan baik.

Semua kita sepakat bahwa untuk saat sekarang ini hampir semua jenis produk makanan hampir tidak ada yang bebas dari kontaminasi zat-zat kimia berbahaya bagi kesehatan tubuh.  Baik itu produk makanan yang berasal dari tanaman, hewan maupun ikan.  Apalagi produk-produk makanan olahan yang diawetkan dan produk makanan pabrikan.  Sehingga kita sangat sulit untuk memperoleh makanan yang benar-benar bersih dan tidak tercemar zat kimia berbahaya.

Begitu juga dengan penggunaan alat-alat olah raga yang mahal tidak bisa manjamin untuk membuat tubuh kita menjadi sehat.  Karena tidak sedikit dari para pengguna alat-alat olah raga tersebut bahkan tubuhnya menjadi cedera. Mulai dari cedera ringan sampai patah tulang. Artinya alat-alat olah raga yang mahal itu tidakm menjamin bisa membuat tubuh menjadi sehat.  Tetapi dengan shodaqoh tubuh kita sudah pasti akan menjadi sehat.

Mengapa demikian? Karena pada kenyataannya tubuh kita disusun atas ratusan tulang-tulang kerangka tubuh mulai dari tulang-tulang kaki, tulang tangan, tulang iga, tulang belakang sampai dengan tulang kepala.  Antara tulang yang satu dengan yang lainnya direkatkan dengan engsel atau yang sering dinamakan persendian.  Dengan adanya persendian tersebut tubuh kita bisa digerakan secara leluasa. Bisa dibayangkan bila tubuh kita tanpa persendian, maka gerakan tubuh kita akan menjadi kaku seperti gerakan robot.

Jumlah persendian yang menyusun kerangka tubuh kita mulai dari persendian ujung tulang jari kaki sampai dengan persendian yang merekatkan batok kepala kita seluruhnya berjumlah 360 persendian. Untuk menjaga persendian tersebut agar tetap sehat dan berfungsi secara normal, maka masing-masing persendian perlu diberi shodaqoh, demikian sabda Rasululloh saw dalam sebuah riwayat hadits Bukhori-Muslim.  Shodaqoh dimaksud bisa berupa shodaqoh harta/uang atau bacaan tasbih (subhanallah), tahlil (lailaha ilallah), tahmid (alhamdulillah), takbir (Allahu akbar), dan atau istigfar (astagfirullah).  Shodaqoh harta paling rendah Rp.500,- (setara dengan harga setengah biji kurma kualitas sedang/kurma palm-tunisia), sehingga bila kita shodaqoh dengan harta minimal harus senilai Rp.180.000,- (360 persendian x Rp.500,- = Rp.180.000,-) setiap hari.  Tetapi bila kita ingin bershodaqoh dengan bacaan tasbih, tahlil, tahmid, takbir, istigfar atau kombinasi dari kalimat-kalimat toyibah tersebut maka cukup dengan melafalkannya sebanyak 360 kali setiap hari.  Atau itu semua bisa digantikan dengan shalat Dhuha.

Marilah kita membiasakan diri dan membudayakan bershodaqoh dan berzakat untuk kesehatan tubuh kita, kesucian jiwa dan harta kita, keberkahan harta kita, dan kesejahteraan umat Islam.  Amiiin.





Senin, 06 Oktober 2014

KURBAN DAN JUTAAN KEBAIKAN

Print Friendly and PDF

"Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu ni'mat yang banyak.  Maka dirikanlah Shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah", (QS. Al-Kautsar (108) ayat 1-2).  Inilah landasan utama perintah untuk berkurban (menyembelih kurban atau mengorbankan harta di jalan Allah sebagai wujud mensyukuri ni'mat Allah swt) bagi umat Islam.

Kurban berasal dari bahasa Arab "qurban" mengandung arti "dekat".  Berkurban (menyembelih kurban) merupakan upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah swt dan sekaligus sebagai wahana untuk meningkatkan ketaqwaannya.  Disamping itu, berkurban juga merupakan upaya agar bisa lebih dekat dengan kaum dhuafa.  Lewat daging kurban yang dibagikan kepada kaum dhuafa dan kegembiraan mereka saat menerima daging tersebut, diharapkan dapat menumbuhkan rasa empati yang tinggi terhadap serba keterbatasan kemampuan para dhuafa.  Bahkan untuk bisa makan daging kamping/sapi aja harus menunggu Iedul Adha.

Dalam Hadits Riwayat Ahmad dan Ibnu Majah ra. bahwa Zaid Ibn Arqam bertanya kepada Nabi Muhammad saw, " Wahai Rasulullah saw, apakah kurban itu?"  Rasullullah saw menjawab,"Kurban adalah sunnahnya bapak kalian, Nabi Ibrahim as".  Selanjutnya Zaid Ibn Arqam bertanya lagi, "Apa keutamaan yang kami akan peroleh dengan kurban itu?"  Rasulullah saw menjawab, "Setiap satu helai rambutnya adalah satu kebaikan" dan "Setiap satu helai bulunya juga satu kebaikan".   Bisa dibayangkan, berapa banyak kebaikan yang akan didapat dari berkurban satu ekor kambing saja, apalagi kurban sapi atau unta!  Sayangnya sampai dengan saat ini belum ada penelitian yang menghitung jumlah rambut/bulu pada kambing, sapi ataupun unta.  Namun demikian, bisa dipastikan bahwa rambut/bulu yang tumbuh pada seekor kambing dewasa jumlahnya pasti mencapai jutaan rambut/bulu.  Sehingga nilai kebaikan dari kurban satu ekor kambing akan mencapai jutaan kebaiakan, apalagi bila kurbannya dengan  binatang ternak yang ukuran tubuhnya lebih besar pasti rambut/bulu-bulunya akan lebih banyak dan lebih lebat lagi".


Belum lagi kalau kita lihat dari banyaknya balasan yang akan diterima dari setiap kebajikan yang timbul dari setiap helai rambut/bulu yang ada di hewan kurban tersebut.  Dalam Hadits Riwayat Bukhori-Muslim ra, disebutkan bahwa setiap satu kebaikan akan dibalas 10 kali sampai 700 kali kebaikan dan bahkan sampai berlipat-lipat balasannya. Dengan demikian pahala dari kurban seekor kambing bisa mencapai puluhan juta, ratusan juta bahkan sampai miliyaran kebaikan.  Subhanallah....

Minggu, 05 Oktober 2014

DEMOKRASI ADU KUAT ALA COWBOY

Print Friendly and PDF
Mencermati dinamika praktek demokrasi yang telah dipertontonkan oleh para petinggi negeri akhir-akhir ini sungguh menggelikan.  Mereka mempertontonkan "Demokrasi Ala Cowboy", adu kuat antar kelompok.  Kelompok yang kuat melibas dan mempermalukan kelompok yang lemah.  Seperti kejadian dalam Sidang Paripurna DPR-RI untuk pemilihan ketua dan wakil ketua DPR-RI periode 2014-2019.  Kelompok Koalisi Merah Putih (KMP) yang power full karena didukung oleh banyak partai di parlemen dengan mudah mempecundangi kelompok pendukung Jokowi-JK (Kelompok Indonesia Hebat/KIH) yang hanya memiliki empat pendukung partai politik di parlemen.  KMP dengan leluasa memaksa kelompok parpol pendukung Jokowi-JK untuk walk out, sehingga  paket ketua DPR-RI periode 2014-2019 secara aklamasi dimenangkan oleh KMP.

Sebelumnya, dalam waktu yang hampir bersamaan, demokrasi ala cowboy juga dipertunjukkan saat Sidang Paripurna DPR-RI untuk menetapkan Rancangan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (RUU Pilkada). Dimana, secara dramatis KMP memenangkan voting secara telak terhadap KIH setelah Partai Demokrat memberinya jalan melalui walk out.  Dalam voting tersebut KMP mendulang 226 suara dan KIH hanya emperoleh 135 suara.  Sehingga opsi Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD yang diusung KMP lebih unggul daripada opsi Pemilihan Kepala Daerah Langsung.


Namun demikian, setelah RUU Pilkada ditetapkan menjadi Undang-Undang nomor 22 tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Daerah, tiba-tiba Presiden tidak setuju.  Dengan alasan bahwa aspirasi masyarakat masih menginginkan Pemilihan Kepala Daerah Secara Langsung.  Akhirnya Presiden mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) nomor 1 dan 2 tahun 2014 untuk membatalkan UU no 22 tahun 2014.  Sekali lagi adu kekuatan antara presiden dan DPR dipertontonkan.

Sebentar lagi (6/10/2014)  akan digelar pemilihan paket ketua MPR.  Apakah akan dipertontonkan kembali praktek "demokrasi ala cowboy" ?

Kamis, 25 September 2014

AKHIRNYA, PILKADA DIPILIH KEMBALI OLEH DPRD

Print Friendly and PDF

Setelah perdebatan panjang yang melibatkan hampir semua unsur masyarakat mengenai untung-rugi dan kelebihan-kelemahan pemilihan kepala daerah langsung atau dipilih oleh DPRD, akhirnya Jumat dini (26/9/2014) usai sudah.  Pukul 01.25 Jumat dini hari tersebut melalui voting kubu Koalisi Merah Putih (KMP) mengungguli kubu pendukung Jokowi-JK dengan kemenangan telak, 226 suara untuk kubu KMP dan 135 suara buat kubu Jokowi-JK.  Dengan demikian pemilihan kepala daerah (gubernur, bupati dan walikota) mermi akan dipilih kembali oleh DPRD setelah selama 10 tahun dipilih langsung oleh rakyat.

Namun demikian, ada hal yang menarik dari Sidang Paripurna Pengesahan UU Pemlihan Kepala Daerah kali ini.  Dimana Partai Demokrat (PD) melakukan, sekali lagi, manuver politik yang pada awalnya seolah-olah mendukung pilkada langsung, kemudian pada detik-detik terakhir PD melakukan walkout untuk memberi jalan kepada KMP untuk memenangkan ambisinya yaitu pilkada oleh DPRD. Hari ini publik menjadi tahu, secara terang benderang, partai-partai mana saja yang tulus memperjuangkan kedaulatan rakyat dan yang sebaliknya.

Tentunya setelah pengesahan UU tersebut, kita tinggal menunggu reaksi masyarakat saja.  Apakah masyarakat mau menerima begitu saja atau akan ada gelombang demo-demo penolakan?  Bila tidak ada riak-riak penolakan yang berarti dari masyarakat, maka UU Pilkada dipilih oleh DPRD bisa jadi sebenarnya merupakan keinginan masyarakat juga.  

Selanjutnya tinggal kita tunggu kiprah kinerja para anggota DPRD, apakah kelak dia mampu memilih calon kepala daerah yang benar-benar berkualitas atau sebaliknya?  Ada baiknya, kita tidak perlu terlalu berharap pada para anggota DPRD, karena mereka adalah bagian dari pelaku partai-partai politik yang perilakunya suka bermanuver politik.  Dengan demikian, sesungguhnya yang diperlukan adalah peraturan turunanannya (Peraturan Pemerintah, Keputusan Pemerintah, Keputusan Presiden dan Peraturan Menteri) yang memuat tentang aturan main pemilihan kepala daerah dan syarat-syarat calon kelapa daerah yang harus dibuat seketat mungkin sehingga kelak tidak terjadi lagi ada istilah "Petruk Jadi Raja".  Yakni seorang yang tidak jelas rekam jejak dan kualitas kepemimpinannya tiba-tiba dipilih menjadi bupati atau walikota bahkan gubernur!




Rabu, 24 September 2014

Shodaqoh untuk Kehidupan

Print Friendly and PDF
Berdasarkan hadits riwayat Abu Daud ra, Nabi Muhammad saw bersabda, "Didalam diri setiap manusia terdapat 360 sendi, dan ia wajib menunaikan satu sedekah bagi setiap sendi.”  Di lain hadits Rosullulah saw bersabda, “Sesungguhnya setiap manusia dari kalangan anak Adam diciptakan dengan 360 sendi. Barangsiapa yang bertakbir memahabesarkan Allah, bertahmid memuji Allah, bertasbih menyucikan Allah, dan beristighfar memohon ampunan kepada Allah, menyingkirkan batu dari jalanan, atau (menyingkirkan) duri atau tulang dari tengah jalanan, memerintahkan kebaikan, dan mencegah kemungkaran, sejumlah 360 sendi tersebut, maka hari itu ia telah berjalan sambil menjauhkan dirinya dari neraka.” (HR. Muslim).

Hadits berikutnya dalam HR. Muslim dinyatakan bahwa, "Setiap tasbih adalah shodaqoh, setiap takbir shodaqoh, setiap tahmid shodaqoh, setiap amar ma'ruf adalah shodaqoh, nahi munkar shodaqoh dan menyalurkan syahwatnya kepada istri juga termasuk shodaqoh".  Dan pada riwayat hadits yang sama, Nabi Muhammad saw bersabda, "Tidaklah akan berkurang harta yang dishodaqohkan". 

Hadits-hadits di atas menunjukkan bahwa tubuh manusia ditopang oleh 360 persendian, mulai dari persendian yang terdapat di tulang punggung (vertebrae) yang berjumlah 147 persendian,  persendian sekitar dada (thorax) berjumlah 24 persendian, persendian yang meliputi tulang-tulang tangan, pergelangan tangan, siku tangan dan bahu berjumlah 86 persendian, persendian yang meliputi tulang-tulang kaki, mata kaki, lutut dan paha berjumlah 92 persendian serta persendian yang ada pada tulang ekor, tualang pangkal paha dan simfisis pubis (pubic symphysis) sebanyak 11 persendian.  Setiap hari, masing-masing persendian minta shodaqoh. 

Shodaqoh yang paling ringan adalah mengucapkan takbir, bertahlil, bertahmid, bertasbih dan beristigfar memohon ampun kepada Allah swt.  Dan shodaqoh harta yang paling ringan adalah mengeluarkan uang 500 rupiah untuk dishodaqohkan kepada orang lain.  Karena uang 500 rupiah setara dengan shodaqoh setengah biji kurma, sebagaimana hadits riwayat Muslim r.a, Nabi Muhammad saw bersabda, “Takutlah kalian terhadap api neraka meskipun (bersedekah) hanya dgn setengah biji kurma".

Selain itu, shodaqoh juga bisa membersihkan jiwa dan harta kita.  Dengan shodaqoh di akhir bulan suci Ramadhan (zakat fitrah), maka jiwa kita akan bersih dan suci.  Dan dengan shodaqoh harta (zakat mal), maka harta kita akan menjadi bersih dan bertambah/berkembang.  Sebagaimana firman Allah swt dalam Surat Al-Baqarah ayat 261, Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui".

Jadi, dengan shodaqoh tubuh kita akan menjadi sehat karena setiap persendian yang ada di tubuh kita telah diberikan shodaqohnya.  Kemudian jiwa kita pun akan menjadi bersih dan suci, karena telah diberikan shodaqohnya.  Selanjutnya harta kita pun akan menjadi bersih sehingga akan menyehatkan tubuh dan menjadi barokah bila kita memakannya. Disamping itu harta kita juga akan menjadi tumbuh dan berkembang menjadi lebih banyak dan lebih banyak lagi karena shodaqoh.

Selasa, 23 September 2014

Pakta Integritas

Print Friendly and PDF

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), "Pakta" mengandung arti perjanjian dan "Integritas" bermakna mutu, sifat, atau keadaan yg menunjukkan kesatuan yg utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yg memancarkan kewibawaan; kejujuran.  Dengan demikian "pakta integritas" merupakan janji kejujuran seseorang yang dituangkan dalam bentuk perjanjian tertulis untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawab sesuai ketentuan yang berlaku.  Tujuan akhirnya, untuk mencegah tindakan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Mengapa perlu ada pakta integritas? Pakta integritas dibutuhkan, disamping untuk mencegah tindakan KKN, juga diperlukan untuk mendapatkan kembali kepercayaan publik, meningkatkan kredibilitas lembaga/instansi/perusahaan, meningkatkan kinerja, menciptakan iklim kerja yang sehat dan kondusif dan mencegah kebocoran keuangan.  Dan bukan sebaliknya, pakta integritas dijadikan sebagai tameng untuk melindungi diri dan sebagai sarana untuk membersihkan citra buruk seseorang di mata publik yang  integritasnya sudah benar-benar sangat buruk.

Pakta integritas sesungguhnya sangat diperlukan bagi orang-orang yang memiliki kepribadian yang integritasnya masih diragukan. Bagi orang-orang seperti itu, pakta integritas dapat dijadikan sebagai alat kendali dalam bekerja dan bertindak. Sebaliknya, bagi orang-orang yang telah memiliki kepribadian yang berintegritas tinggi, pakta integritas hanya dipakai sebagai alat  penguat terhadap tekad atau janjinya untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya sesuai peraturan yang berlaku. Jadi bagi orang-orang yang memiliki kepribadian yang berintegritas tinggi, sebenarnya tidak diperlukan lagi adanya pakta integritas. Karena didalam diri mereka sudah tertanam kejujuran, kebenaran,  tekad atau janji untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawab sesuai aturan hukum yang berlaku.





Kamis, 18 September 2014

Pintu Surga Shodaqoh

Print Friendly and PDF
Berdasarkan hadits riwayat Ahmad ra, bahwa pintu surga itu ada delapan.  Satu diantaranya yaitu Pintu Shodaqoh.  Seorang muslim yang rajin shodaqoh (sedekah), kelak akan masuk surga lewat pintu shodaqoh ini.

Shodaqoh berasal dari bahasa arab dari kata "Shidq" yang berarti "benar".  Pengertian tersirat dari kata ini bahwa orang yang bershodaqoh adalah orang yang benar imannya.  Selanjutnya, apakah shodaqoh itu?  Secara umum shodaqoh memiliki pengertian menginfakkan harta di jalan Allah swt. Baik ditujukan kepada fakir miskin, kerabat keluarga, maupun untuk kepentingan jihad fi sabilillah. Di sisi lain, menurut hadits riwayat Al Bukhori - Muslim, shodaqoh adalah setiap kebaikan/ amal kebajikan yang kita kerjakan. Dan pada hadits riwayat lain dikatakan bahwa "Setiap tasbih adalah shodaqoh, setiap takbir shodaqoh, setiap tahmid shodaqoh, setiap amar ma'ruf adalah shodaqoh, nahi munkar shodaqoh dan menyalurkan syahwatnya kepada istri juga termasuk shodaqoh".  

Dengan demikian shodaqoh memiliki makna yang sangat luas, yakni mengandung makna yang bersifat non material yaitu mencakup semua amal atau perbuatan yang baik dan yang bersifat material yaitu mendermakan uang atau harta di jalan Allah swt.

Shodaqoh juga sering dikaitkan dengan zakat dan infaq.  Sehingga ada yang mengatakan bahwa "Shodaqoh Wajib" adalah "Zakat", sedangkan "Shodaqoh Sunah" adalah "Infaq. Bahkan ada yang mengatakan bahwa infaq sama dengan shodaqoh.  Zakat merupakan shodaqoh yang bertujuan untuk membersihkan/mensucikan jiwa (zakat fitrah) dan harta (zakat mal).  Disamping itu juga zakat bisa menumbuhkan/mengembangkan harta.  Sedangkan infaq atau shodaqoh harta merupakan derma harta di jalah Allah swt baik untuk fakir miskin, kerabat keluarga, maupun untuk kepentingan jihad fi sabilillah

Shodakoh kepada kerabat keluarga mempunyai dua pahala, yaitu pahala shodaqoh itu sendiri dan pahala silaturrohim.  Sedangkan shodaqoh kepada diluar kerabat keluarga hanya memperoleh satu pahala yaitu hanya pahala shodaqoh saja.  Untuk itu, mari kita budayakan bershodaqoh kepada kerabat keluarga kita yang kurang mampu agar.  Dahulukan shodaqoh kita buat kerabat keluarga kita yang kurang mampu, karena mereka juga merupakan bagian tanggungan kita dan masih menjadi tanggungjawab kita.  Bila kita semua memprioritaskan shodaqoh/infaq buat kerabat keluarga dekat kita sendiri, maka tidak akan ada kemiskinan di sekitar kita dan tidak ada kemiskinan di negara kita. Karena tiap-tiap orang/keluarga yang mampu akan menopang dan membantu kerabatnya yang kurang mampu sehingga secara bertahap dia bisa mandiri dan bisa bershodaqoh bagi kerabat lainnya yang kurang mampu.

Rabu, 10 September 2014

Pintu Surga Haji dan Umroh

Print Friendly and PDF
Apakah kita kelak ingin masuk surga? Jawabnya, semua orang beriman pasti bercita-cita ingin masuk surga.  Dan bila ingin masuk surga lewat pintu Haji dan Umroh, maka kita mesti mampu menunaikan ibadah haji dan umroh.  Sebagaimana hadits riwayat Ahmad ra, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda,”Barangsiapa menyembah Allah dan tidak mempersekutukan-Nya dengan suatu apapun, menegakkan shalat, menunaikan zakat, mendengar dan taat (kepada perintah Allah SWT); niscaya Allah akan memasukkannya lewat pintu surga manapun yang ia maui. Dan pintu surga itu ada delapan".  Salah satunya adalah pintu  Haji dan Umroh. Dan pahala bagi haji mabrur adalah surga, sedangkan pahala dari umroh ke umroh berikutnya adalah penghapus dosa diantara keduanya (HR. Bukhori dan Muslim).

Jadi jelas bahwa bila kita telah mampu menunaikan ibadah haji mabrur (tidak rafats dan fasiq) maka pahalanya pasti surga.

Lalu, bagaimana bagi kaum muslimin yang tidak mampu menunaikan ibadah haji dan umroh?  Jawabnya, ada amalan ibadah yang bila dikerjakan pahalanya sama dengan pahala orang yang mengerjakan haji dan umroh. “Barangsiapa yang shalat subuh berjamaah, kemudian dia duduk – dalam riwayat lain: dia menetap di mesjid – untuk berzikir kepada Allah sampai matahari terbit, kemudian dia shalat dua rakaat, maka dia akan mendapatkan (pahala) seperti pahala haji dan umrah, sempurna sempurna sempurna“ (HR. Tirmizi).